Praktikum Modul Fungsi pada Pemrograman Dasar Lanjutan

 Hey coder!

Kali ini aku mau bahas sesuatu yang jadi pondasi penting di dunia pemrograman yaitu fungsi. Ini bagian dari praktikum Pemrograman Dasar Lanjutan yang baru aja aku selesain. Buat yang baru belajar ngoding, bagian ini penting banget karena fungsi itu ibarat “alat bantu” biar kita nggak nulis kode berulang-ulang. Jadi, langsung aja kita lihat hasil percobaannya!

- PRAKTIKUM 1 ( Program Tanpa Menggunakan Fungsi)







Penjelasan Kode pada Input (bagian kanan)

  1. print() → berfungsi untuk menampilkan teks atau hasil keluaran ke layar.

  2. Setiap kelompok tiga baris print() menampilkan:

    • Sapaan umum (“Halo!!!”)

    • Sapaan personal dengan nama seseorang

    • Pertanyaan umum (“Apa Kabar Kamu Hari Ini”)

  3. Kode ini tidak menggunakan fungsi (function) atau variabel, jadi semuanya masih ditulis berulang secara manual.
    Pada tahap lanjutan, biasanya bagian ini akan dikembangkan menjadi fungsi agar lebih efisien.

Praktikum ini menunjukkan cara dasar menampilkan teks berurutan di Python menggunakan perintah print(). Meskipun sederhana, latihan ini penting untuk memahami urutan eksekusi program, serta menjadi dasar sebelum masuk ke topik fungsi (function) di mana nantinya sapaan berulang seperti di atas bisa disederhanakan menjadi satu fungsi yang bisa dipanggil berkali-kali.


- PRAKTIKUM 2 (Program Menggunakan Fungsi)











Penjelasan Kode pada Input (bagian kanan)

  1. def salam_pagi(nama):

    • Ini mendefinisikan sebuah fungsi dengan nama salam_pagi.

    • Parameter nama digunakan agar fungsi bisa menampilkan sapaan untuk siapa pun.

  2. Isi fungsi (blok kode yang menjorok ke dalam / indentasi):

    • print("Halo!!!")

    • print("Selamat Pagi", nama)

    • print("Apa Kabar Kamu Hari Ini")
      Ketiga baris ini akan dijalankan setiap kali fungsi dipanggil.

  3. Pemanggilan fungsi:

    • salam_pagi("Adrian")

    • salam_pagi("Deblang")

    • salam_pagi("Bilal")

    • salam_pagi("Javad")

    Setiap baris memanggil fungsi dengan nama yang berbeda.
    Python akan menjalankan isi fungsi dan mengganti parameter nama sesuai argumen yang diberikan.


- PRAKTIKUM 3 (Fungsi dengan Lebih Dari Satu Argumen)







Penjelasan Kode pada Input (bagian kanan)

  1. def luas_persegi_panjang(panjang, lebar):

    • Ini adalah pendefinisian fungsi dengan dua parameter: panjang dan lebar.

    • Artinya, fungsi ini memerlukan dua nilai input ketika dipanggil.

  2. luas = panjang * lebar

    • Rumus untuk menghitung luas persegi panjang.

    • Nilai dari hasil perkalian tersebut disimpan ke dalam variabel luas.

  3. print("Luas persegi panjang =", luas)

    • Menampilkan hasil perhitungan ke layar dengan format teks yang mudah dibaca.

  4. Pemanggilan fungsi:

    • luas_persegi_panjang(10, 8) → berarti panjang = 10, lebar = 8, hasilnya 80.

    • luas_persegi_panjang(4, 4) → berarti panjang = 4, lebar = 4, hasilnya 16.

Dari praktikum ini, dapat disimpulkan bahwa fungsi dapat digunakan untuk menghitung nilai tertentu berdasarkan parameter yang diberikan. Dengan memberikan dua parameter (panjang, lebar), fungsi menjadi lebih fleksibel dan dapat digunakan berulang kali untuk berbagai nilai. Konsep ini membantu membuat kode lebih efisien, tidak berulang, dan mudah dibaca


-PRAKTIKUM 4 (Fungsi dengan Memanfaatkan Keyword)










Penjelasan Kode pada Input (bagian kanan)

  1. Pendefinisian fungsi

    def hitung_luas_persegi_panjang(panjang, lebar):
    • Fungsi bernama hitung_luas_persegi_panjang menerima dua parameter: panjang dan lebar.

    • Di dalamnya, kedua parameter digunakan untuk menghitung luas.

  2. Proses perhitungan

    luas = panjang * lebar
    • Mengalikan nilai panjang dan lebar untuk mendapatkan hasil luas.

  3. Menampilkan hasil

    print("Luas persegi panjang =", luas)
    • Menampilkan hasil perhitungan ke layar.

  4. Pemanggilan fungsi dengan keyword arguments

    hitung_luas_persegi_panjang(panjang=10, lebar=8) hitung_luas_persegi_panjang(lebar=2, panjang=8)
    • Baris pertama: panjang=10, lebar=8 → hasilnya 80.

    • Baris kedua: meskipun urutannya dibalik (lebar=2, panjang=8), hasilnya tetap benar (16) karena Python membaca nama parameternya, bukan urutan.

Dari praktikum ini, bisa disimpulkan bahwa keyword arguments memungkinkan kita memanggil fungsi dengan menyebut nama parameternya.Urutan pengisian parameter tidak berpengaruh asalkan nama parameter disebut dengan benar. Teknik ini membuat kode lebih jelas, aman, dan mudah dibaca, terutama ketika fungsi memiliki banyak parameter.


- PRAKTIKUM 5 (Fungsi Dengan Jumlah Argumen yang tak diatur)






Pada program di atas, fungsi jumlahkan(*args) digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan bilangan yang dikirim ke dalam fungsi tanpa perlu menentukan jumlah parameternya secara eksplisit. Tanda bintang (*) di depan args menunjukkan bahwa fungsi ini dapat menerima argumen dalam jumlah bebas. Setiap nilai yang dikirim akan disimpan dalam tuple args, kemudian dilakukan perulangan for untuk menambahkan semua nilainya ke variabel total.
Setelah proses penjumlahan selesai, hasil akhirnya dikembalikan dengan perintah return total.

Dari praktikum ini dapat disimpulkan bahwa parameter *args memungkinkan fungsi menerima argumen dalam jumlah yang tidak terbatas. Fungsi jumlahkan() dapat digunakan untuk menjumlahkan beberapa nilai secara fleksibel tanpa harus menentukan jumlah parameternya. Konsep ini sangat berguna untuk membuat program yang dinamis dan efisien. 


- PRAKTIKUM 6 (Fungsi Menggunakan Return)





Program ini menunjukkan penggunaan fungsi dengan parameter tetap (panjang dan lebar) untuk menghitung luas persegi panjang. Fungsi hitung_luas_persegi_panjang berhasil digunakan untuk menghitung luas persegi panjang dengan dua parameter. Python mendukung keyword arguments, yang memungkinkan pemanggilan fungsi dengan urutan parameter yang bebas. Program berhasil menampilkan hasil perhitungan yang benar sesuai rumus luas = panjang × lebar.


- PRAKTIKUM 7 (Bekerja dengan Variabel dalam Fungsi)








Variabel global dideklarasikan di luar fungsi, dan dapat diakses dari mana pun di dalam program. Variabel lokal dideklarasikan di dalam fungsi, dan hanya bisa digunakan di dalam fungsi tersebut. Jika nama variabel lokal sama dengan variabel global, maka Python akan mengutamakan variabel lokal saat berada di dalam fungsi. Variabel global berlaku untuk seluruh program, sedangkan variabel lokal hanya berlaku di dalam fungsi tempat ia dibuat. Variabel lokal dapat memiliki nama yang sama dengan variabel global tanpa saling mengganggu. Saat fungsi dijalankan, nilai yang digunakan adalah nilai dari variabel lokal (bukan global).


LATIHAN DAN TUGAS

1. Jelaskan pengertian fungsi menurut pemahaman anda?

Menurut pemahaman saya, fungsi adalah sebuah blok kode atau bagian program yang dibuat untuk menjalankan tugas tertentu. Fungsi digunakan agar program lebih terstruktur, mudah dibaca, dan tidak perlu menulis ulang kode yang sama berkali-kali. Dengan fungsi, kita cukup memanggil namanya setiap kali ingin menjalankan perintah yang sudah didefinisikan di dalamnya.

2. Jelaskan cara mengakses fungsi pada python?

⁠Mengakses fungsi pada python menggunakan bentuk umum dari fungsi :
               def<nama fungsi> (argumen1, argumen2, ..., argumen):
                                              <statemen> 
Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah nama_fungsinya. Sebuah fungsi dapat memiliki daftar  argument (parameter) ataupun tidak. Titik dua (:) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri dari statemen-statemen. 

3. Buatlah kode program menghitung luas segitiga menggunakan fungsi dan input()!









4. Modifikasi kode program Fungsi Dalam Jumlah Argumen yang tak diatur diatas tambahkan fungsi input () agar user dapat memasukkan angka secara dinamis, sehingga output dari program tersebut seperti dibawah ini

















Referensi
Sumber utama:
Modul Praktikum Pemrograman Dasar Lanjutan (Python), disusun oleh Adi Muhamad Muhsidi (2025).
Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Kuningan. 
link: https://heyzine.com/flip-book/6d9cf7412d.html
Atau dapat diakses langsung dari blog pribadi penulis di: https://adi-muhamad.my.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Praktikum Modul Tipe Data Casting pada Pemrograman Dasar Lanjutan

Praktikum Modul Pengenalan dan Konsep OOP pada Pemrograman Dasar Lanjutan

Praktikum Mengelola File di Python pada Pemrograman Dasar Lanjutan